Optimalisasi peningkatan mutu pengajaran guru dalam implementasi kurikulum merdeka bagi sekolah dasar
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22619Keywords:
optimalisasi, mutu, pengajaran, kurikulum, merdekaAbstract
Pada era penerapan Kurikulum Merdeka ini, peningkatan mutu pengajaran menjadi prioritas utama, terutama di daerah pedalaman Kalimantan Tengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar wilayah pesisir Sungai Kapuas, Kecamatan Kapuas Barat. Melalui program pendampingan yang meliputi pelatihan, workshop, dan bimbingan teknis, para guru diberikan pemahaman lebih mendalam tentang Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil pelajar Pancasila, serta penyesuaian pembelajaran sesuai dengan potensi dan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah pendekatan Community Development, yang mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para guru mampu mengembangkan dan menerapkan perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Selain itu, terdapat peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan metode pengajaran yang lebih fleksibel dan berfokus pada siswa. Pendampingan ini juga berdampak positif pada peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi belajar siswa. Perubahan yang dilakukan mencakup perbaikan struktur kalimat agar lebih mudah dipahami, penyusunan kata yang lebih tepat, dan penggunaan istilah yang lebih konsisten.
References
Abdullah, A. A., Ahid, N., Fawzi, T., & Muhtadin, M. A. (2023). Peran guru dalam pengembangan kurikulum pembelajaran. TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 3(1), 23–38. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v3i1.732
Armini, N. K. (2024). Evaluasi Metode Penilaian Perkembangan Siswa dan Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Dasar. Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 98–112. https://doi.org/10.37329/metta.v4i1.2990
Astutik, P., & Hariyati, N. (2021). Peran guru dan strategi pembelajaran dalam penerapan keterampilan abad 21 pada pendidikan dasar dan menengah. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(3), 619–638. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/inspirasi-manajemen-pendidikan/article/view/39763
Diputera, A. M., Damanik, S. H., & Wahyuni, V. (2022). Evaluasi kebijakan pendidikan karakter profil pelajar pancasila dalam kurikulum prototipe untuk pendidikan anak usia din. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.24114/jbrue.v8i1.32650
Hilmiatussadiah, K. G., Ahman, E., & Disman. (2024). Teacher competency: Descriptive study of guru penggerak. Inovasi Kurikulum, 21(1), 149–162. https://doi.org/10.17509/jik.v21i1.63482
Kertati, I., Susanti, T., Muhammadiah, M., Efitra, Zamista, A. A., Rahman, A. A., Yendri, O., Pratama, A., Rusmayadi, G., Nurhayati, K., Zebua, R. S. Y., Artawan, P., & Arwizet K. (2023). model & metode pembelajaran inovatif era digital. Sonpedia Publishing Indonesia.
Nur, S. A., Atiqoh, & Karyono, H. (2024). Pengembangan bahan ajar elektronik flipbook berbasis kearifan lokal sebagai sumber belajar muatan IPS bagi peserta didik kelas 5. Jurnal Pendidikan : Riset Dan Konseptual, 8(1), 120–137. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v8i1.939
Purmintasari, Y. D., & Kusnoto, Y. (2018). Pemukiman awal sungai Kapuas. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 15(1), 71–78. https://doi.org/10.21831/socia.v15i1.22013
Ramatni, A., Anjely, F., Cahyono, D., Rambe, S., & Shobri, M. (2023). Proses pembelajaran dan asesmen yang efektif. Journal on Education, 5(4), 15729–15743. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2687
Riowati, & Yoenanto, N. H. (2022). Peran guru penggerak pada merdeka belajar untuk memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia. JOEAI (Journal of Education and Instruction), 5(1), 1–12. https://doi.org/10.31539/joeai.v5i1.3393
Sari, S. I., Ngaba, A. L., Lalupanda, E. M., & Prastyo Aji, A. G. (2017). Pengendalian dan penjaminan mutu pengajaran melalui supervisi klinis. Satya Widya, 33(1), 1–10. https://doi.org/10.24246/j.sw.2017.v33.i1.p1-10
Sarnoto, A. Z. (2024). Model pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Journal on Education, 6(3), 15928–15939. https://doi.org/10.31004/joe.v6i3.5470
Syaifullah, M., & Wibowo, B. (2016). Pemanfaatan benda cagar budaya sebagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Sejarah Dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 10(2), 222–233. https://doi.org/10.17977/um020v10i22016p222
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nurun Ni’mah, Dedy Setiawan, M. Ziaurrahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






