Penerapan pola pangan sehat pada pelajar sekolah dasar menggunakan metode story telling
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i3.22775Keywords:
B2SA, anak sekolah, story telling, menu sehatAbstract
Anak pada usia sekolah merupakan masa tumbuh kembang yang cukup berisiko terhadap masalah gizi. Edukasi gizi pada anak sekolah, khususnya sekolah dasar membutuhkan kegiatan edukatif yang menarik dan inovatif. Sosialisasi tentang gizi pangan yang menarik dapat dilakukan dengan metode bercerita (storytelling). Tujuan kegiatan adalah mengedukasi pelajar sekolah dasar tentang konsep B2SA dan pentingnya mengonsumsi menu. sehat Metode pelaksanaan kegiatan adalah Servive learning (SL) yang menghubungkan teori dengan praktik nyata untuk memperdalam pemahaman peserta. Peserta adalah pelajar kelas IV SD Mujahidin Pontianak, dengan instrumen evaluasi berupa kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode storytelling yang dilakukan pada kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta tentang makanan sebagai sumber gizi dengan peningkatan pemahaman dari 49,03% menjadi 74,84%, sedangkan pemahaman tentang menu B2SA meningkat dari 29,03% menjadi 83,87%. Peningkatan pemahaman ini juga diikuti dengan kesediaan anak-anak untuk mengonsumsi pangan B2SA. Hasil kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meneruskan kebiasaan makan sehat dengan dukungan dari guru di sekolah dan orang tua di rumah. Program ini memiliki potensi untuk direplikasi di tempat lain, sehingga implikasinya menjadi lebih luas secara sosial dan ekonomi.
References
Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, J., Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Pramitasari, R. D. A., Nurdiyanah, N., Wahyudi, J., & Wahid, M. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. In S. Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi (Eds.), Kementerian Agama RI (1st ed.). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam; Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.
Aulia, J. N. (2022). Masalah gizi pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 11(1), 22–25. https://doi.org/10.33475/jikmh.v11i1.290
Budiono, I., Putriningtyas, N. D., Indrawati, F., Kasman, K., & Kurniawan, F. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang melalui edukasi dengan media permainan ular tangga pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat: Pengmaskesmas, 2(2), 87–95. https://doi.org/10.31849/pengmaskesmas.v2i2/6592
Candra, A., Probosari, E., Murbawani, E. A., & Subagio, H. W. (2023). Sosialisasi pedoman gizi seimbang dan pelatihan pembuatan jajanan sehat untuk anak sekolah. Jurnal Proactive, 2(1), 9–14. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/proactive/article/view/16443
Fitriani, A., Mauyah, N., Savina, S., Akla, N., & Friscilla, I. (2021). Penyuluhan pengolahan makanan bergizi untuk anak di Desa Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 1(2), 76–80. https://doi.org/10.37294/jai.v1i2.374
Kurniasari, R., & Rahmatunisa, R. (2019). Sosialisasi pedoman gizi seimbang dengan metode nutriedutainment di SDN Karawang Wetan 1 dan SDN Palumbonsari. Jurnal Abdimas Kesehatan Tasikmalaya, 2(1), 11–16. https://doi.org/10.48186/abdimas.v2i1.150
Prasasty, A. T., Isroyati, & Nurhidayati, R. (2022). Pelatihan pengembangan media pembelajaran 3d pada guru kelas di SDN Pondok Terong 1 Kota Depok. Rangkiang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat UP3M STKIP PGRI Sumatera Barat, 4(1), 31–37. https://doi.org/10.22202/rangkiang.2022.v4i1.5749
Putri, S. B., Haliza, V. N., & Wahyuningsih, Y. (2023). Efektivitas metode digital storytelling sebagai media pembelajaran IPS sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 2746–2752. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11399
Rahmawati, T., & Marfuah, D. (2016). Gambaran status gizi pada anak sekolah dasar. Profesi (Profesional Islam) Media Publikasi Penelitian, 14(1), 72–76. https://doi.org/10.52365/jhn.v8i1.575
Rahmy, H. A., Prativa, N., Andrianus, R., & Shalma, M. P. (2020). Nutritional education of balanced nutrition guidelines and my plate in elementary school children 06 Batang Anai Padang Pariaman District. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 3(2), 162–172. https://doi.org/10.25077/bina.v3i2.208
Rosita, E., Hidayat, W., & Yuliani, W. (2021). Uji validitas dan reliabilitas kuesioner perilaku prososial. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 4(4), 279. https://doi.org/10.22460/fokus.v4i4.7413
Suhartatik, N., Aprilia, V., Herawati, H. D., Setyaningsih, A., Riswahyuli, Polnaya, F. J., Breemer, R., Palijama, S., Ega, L., Tetelepta, G., Picauly, P., Timisela, N. R., Maherawati, Aji, S. A., Purwayantie, S., & Hintono, A. (2022). Panduan gizi sehat untuk anak usia sekolah dasar (N. Mutiara (ed.); 1st ed., Issue 1). CV. Indotama Solo.
Thalib, A., Huka, I., Latuperisa, Y., & Noija, K. J. . (2020). Pengaruh story telling terhadap pengetahuan pola konsumsi sayur dan buah pada anak usia 4-6 tahun di RT 015 Desa Suli Kecamatan Salahutu. Pasapua Health Journal, 3(1), 25–28.
Wiradnyani, L. A. A., Pramesthi, I. L., Raiyan, M., Nuraliffah, S., Nurjanatun, Februhartanty, J., Ermayani, E., & Iswarawanti, D. N. (2019). Gizi dan kesehatan anak usia sekolah dasar. In Kemendikbud RI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maherawati, Lucky Hartanti, Iman Suswanto, Kukuh Hernowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






