Model pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi perkembangan balita melalui box edukatif stimulus balita (Besti Balita)
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i3.22857Keywords:
pemberdayaan, kader posyandu, stimulasi, perkembangan balitaAbstract
Kader Posyandu merupakan elemen penting dalam mendukung stimulasi tumbuh kembang balita. Media Besti Balita merupakan alat edukatif inovatif yang dirancang sesuai standar kementerian kesehatan untuk membantu kader posyandu dalam memberikan stimulasi perkembangan sesuai tahapan usia anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan stimulasi perkembangan balita, serta memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 di Puskesmas Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, dan diikuti oleh 30 kader Posyandu dari enam desa lokus stunting. Tahapan kegiatan meliputi pretest, pemberian materi, demonstrasi, simulasi, dan posttest. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader secara signifikan (p-value=0,001). Sebelum intervensi dilakukan terdapat 66,7% kader memiliki pengetahuan kurang, akan tetapi pengetahuan seluruh peserta (100%) menjadi baik setelah diberikan intervensi. Media Besti Balita terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan stimulasi perkembangan anak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan kader Posyandu di daerah lain guna mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
References
Asih, Y. (2015). Hubungan pemberian stimulasi ibu dengan perkembangan balita di posyandu. Jurnal Keperawatan, XI(2). https://doi.org/10.26630/jkep.v11i2.573
Damayanti, E., & Ma’Ruf, H. (2023). Pendampingan stimulasi tumbuh kembang balita melalui edukasi dan pemberdayaan kader masyarakat. Abdimas Galuh, 5(1), 36. https://doi.org/10.25157/ag.v5i1.8776
Hendrawati, S., Mardhiyah, A., Mediani, H., Nurhidayah, I., Mardiah, W., Adistie, F., & Maryam, N. (2018). Pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) pada anak usia 0–6 tahun di desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Media Karya Kesehatan, 1(1). https://doi.org/10.24198/mkk.v1i1.17263
Husnida, N. (2024). Pemberdayaan kader dalam penggunaan aplikasi kartu kembang anak (KKA) sebagai alat deteksi dini kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kalanganyar Kabupaten Lebak tahun 2023. JMP, 2(1), 35–41. https://doi.org/10.36743/jmp.v2i1.736
Islamiyati, I., & Sadiman, S. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan kader dalam stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang balita. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 14(1), 86–96. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v14i1.2022
Iswari, Y. (2019). Pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini tumbuh kembang sebagai tindakan pencegahan gangguan tumbuh kembang pada baduta di Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Jurnal Mitra Masyarakat, 1(1), 39–45. https://doi.org/10.47522/jmm.v1i1.7
Kementerian Kesehatan. (2022). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar.
Khofiyah, N. (2020). Edukasi berpengaruh terhadap pemberian stimulasi perkembangan anak usia 12-24 bulan oleh ibu di posyandu Desa Tambakrejo Kabupaten Puworejo. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 7(2), 231–238. https://doi.org/10.26699/jnk.v7i2.art.p231-238
Kumalasari, D., & Wati, D. S. (2018). Pengetahuan ibu tentang perkembangan anak dengan perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4-5 tahun. Holistik Jurnal Kesehatan, 12(4). https://doi.org/10.33024/hjk.v12i4.648
Maesaroh, S., & Fauziah, A. N. (2019). Perilaku ibu dalam stimulasi perkembangan anak di posyandu Jetis Juwiring Klaten. Avicenna Journal of Health Research, 2(2). https://doi.org/10.36419/avicenna.v2i2.305
Mediani, H. (2024). Perbedaan Stimulasi perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 570–580. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i3.5962
Novianti, S., Gustaman, R. A., Lina, N., & Maywati, S. (2024). penguatan peran kader tentang pentingnya pencegahan stunting pada 1000 HPK. Jurnal Abdimas Jatibara, 2(2), 44. https://doi.org/10.29241/jaj.v2i2.1805
Nurahmawati, D., Mulazimah, M., Ikawati, Y., Sushanty, E., Tae, Y., Malega, J., & Tyas, A. (2022). Implementasi posyandu “balita sehat” dengan screening dalam upaya deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak di Kabupaten Nganjuk. Abdimas Papua Journal of Community Service, 4(1), 68–77. https://doi.org/10.33506/pjcs.v4i1.1605
Patemah, P. (2016). Implementasi metode demonstrasi dalam meningkatkan kemampuan kader untuk stimulasi pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 5(1), 27–32. https://doi.org/10.33475/jikmh.v5i1.89
Ratnaningsih, E. (2024). Pelatihan pijat bayi pada kader posyandu Dusun Duku, Desa Jampidan, Banguntapan, Bantul. Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 517–523. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v5i2.4311
Renityas, N. N., Sari, L. T., & Noviasari, I. (2022). Pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada anak usia 0-5 tahun. Indonesian Journal of Professional Nursing, 3(2), 134. https://doi.org/10.30587/ijpn.v3i2.4920
Septiyono, E. A., Kurniawati, D., Rahmawati, I., Prasetyowati, I., & Wiastuti, S. M. (2024). Stimulasi tumbuh kembang balita melalui pelatihan kader kesehatan di Kabupaten Jember. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 11–19. https://doi.org/10.58545/djpm.v3i1.127
Setyaningsih, W., & Surachmindari, S. (2022). Pemberdayaan kader taman posyandu dalam pengenalan alat permainan edukatif pada ibu balita. Bubungan Tinggi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 172. https://doi.org/10.20527/btjpm.v4i1.4646
Suryati, B., Miradwiyana, B., & Arnis, A. (2022). Deteksi dini pertumbuhan perkembangan dan pelatihan bagi guru PAUD dan kader pada anak pra sekolah di wilayah kerja puskesmas Ragunan Jakarta Selatan. Gemakes Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 38–41. https://doi.org/10.36082/gemakes.v2i1.524
Wandansari, Y. (2020). Emotion coaching oleh ibu pada anak prasekolah. EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia, 8(Vol. 8 No. 1 (2020)), 11–19. https://doi.org/10.33508/exp.v8i1.2697
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Alam Fajar, Rostika Flora, Hamzah Hasyim, Mohammad Zulkarnain, Syamsuryadi, Annisa Rahmawaty, Esti Sri Ananingsih, Risa Nur Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






