Inovasi ekonomi kreatif: Ubah bawang tak terjual jadi bawang goreng bernilai tinggi

Authors

  • Iis Komariah Universitas Garut
  • Anton Universitas Garut
  • Sopa Siti Marwah Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i2.23283

Keywords:

inovasi, ekonomi kreatif, bawang, goreng, nilai tinggi

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani bawang merah melalui pengolahan produk menjadi bawang goreng dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Dengan pendekatan ekonomi kreatif berbasis Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini melibatkan pelatihan intensif mengenai teknik pemilihan bahan baku, proses pemotongan, pengeringan, dan penggorengan pada suhu optimal (160-180°C) untuk menghasilkan bawang goreng yang berkualitas tinggi, renyah, dan tahan lama. Namun, selama pelaksanaan program, tim menghadapi beberapa tantangan dan kendala. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya, baik dari segi bahan baku maupun peralatan yang diperlukan untuk pengolahan. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian bekerja sama dengan masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan tambahan, memastikan bahwa petani memiliki akses ke informasi dan sumber daya yang diperlukan. Pendekatan berbasis kolaborasi memungkinkan petani untuk saling berbagi pengalaman dan solusi, meningkatkan keterampilan mereka dalam pengolahan bawang merah. Program ini juga mendorong pemanfaatan teknologi pemasaran digital melalui platform online seperti marketplace dan media sosial, yang memungkinkan petani untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan nilai ekonomi produk dari Rp10.000-Rp20.000 per kilogram untuk bawang merah mentah menjadi Rp80.000-Rp100.000 per kilogram untuk bawang goreng, yang berarti adanya peningkatan nilai ekonomi hingga 400%-500%. Dengan strategi keberlanjutan yang meliputi inovasi pengemasan, diversifikasi produk, dan peluang ekspansi ke pasar global, program ini tidak hanya mengatasi permasalahan fluktuasi harga dan pembusukan hasil panen, tetapi juga memperkuat daya saing produk olahan petani di pasar nasional maupun internasional.

References

Amalia, K. N., Manggala, F. P., Irawan, S. F., & Margaretha, A. (2024). Optimalisasi strategi marketing UMKM Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. TEKIBA : Jurnal Teknologi Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 7–13. https://doi.org/10.36526/tekiba.v4i2.4006

Amzeri, A. (2018). Tinjauan perkembangan pertanian jagung di Madura dan alternatif pengolahan menjadi biomaterial. Rekayasa, 11(1), 74–86. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v11i1.4127

Ernawati, E., Hurriyati, R., & Dirgantari, P. D. (2021). Strategi pengembangan kerajinan anyaman Purun untuk meningkatkan daya saing. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 17(1), 27–40. https://doi.org/10.21067/jem.v17i1.5215

Fiati, R., & Zuliyati, Z. (2021). Strategi pengembangan jaringan usaha UMKM pigura kaligrafi memasuki pasar ekspor. Jurnal Dianmas, 5(April), 53–62. https://jurnaldianmas.org/index.php/Dianmas/article/view/7

Hakam, I. A., Fatahillah, K., Faniati, R. N., Izzah, N. N., & Putra, R. S. (2023). A systematic literature review: Strategi pengembangan usaha mikro dan menengah (UMKM) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. WORLDVIEW (Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Sosial Sains), 2(1), 61–72. https://doi.org/10.38156/worldview.v2i1.197

Hutabarat, L. R. F. W. M. (2015). Strategi pengembangan usaha kuliner di Kota Malang berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan (JESP), 7(1), 12–20. https://journal.um.ac.id/index.php/jesp/article/view/5312

Jefri, U., & Ibrohim, I. (2021). Strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang Banten. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 7(1), 86. https://doi.org/10.35906/jm001.v7i1.730

Magdalena, I., Fauzi, H. N., & Putri, R. (2020). Pentingnya evaluasi dalam pembelajaran dan akibat memanipulasinya. BINTANG Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(2), 244–257. https://doi.org/10.36088/bintang.v2i2.986

Makuta, I., Latif, A., & Dinul, M. (2025). Analisis daya saing komoditi jagung di Gorontalo: Tinjauan literatur terhadap pasar dan diversifikasi produk. Journal Scientific of Mandalika (Jsm), 6(4), 1025–1034. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol6iss4pp1025-1034

Najamudin, F., & Fajar, A. H. Al. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal melalui pendekatan abcd untuk mencapai SDG 1 : Tanpa kemiskinan. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 142–158. https://doi.org/10.24198/focus.v7i2.58936

Nurwani, N., Amal, I., Amier, W. H., Muliati, M., Sumardi, S., Lestari, A., Fadillah, N., Nurdiansyah, M., Ferdyansyah, F., Wiranugraha, A. A., Asnia, N. A., Pratiwi S, F., & Suherman, S. (2023). Peningkatan perekonomian desa melalui pengolahan kripik tomat bagi wanita tani di Desa Curio Kabupaten Enrekang. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 7(1), 29–38. https://doi.org/10.31850/jdm.v7i1.2688

Perwita, A. D., & Saptana, N. (2020). Peran wirausaha pertanian dalam menghadapi era disrupsi inovasi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37(1), 41–58. https://doi.org/10.21082/fae.v37n1.2019.41-58

Prahara, R. S., & Jamil, A. S. (2018). Konsep pembelajaran ekonomi berbasis ekonomi kreatif. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 1(1), 7–18. https://doi.org/10.31538/iijse.v1i1.68

Putra, R. A., & Devy, T. (2024). Pengaruh pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil menengah terhadap pendapatan usaha mikro kecil menengah di Kota Bukittinggi. Jurnal Ekonomi Sakti, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.36272/jes.v13i1.318

Ramadhani, F. P., Mumpuni, G., Bakhtiar, A., & Shodiq, W. M. (2025). Pelatihan strategi pemasaran pisang “Sang Mulyo.” Jurnal Pengabdian Dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu), 6(1), 35–49. https://doi.org/10.22219/janayu.v6i1.36514

Rizqi, A. H., Fatihah, S. A., Arofah, Y. N., Maulana, A. R., Rizkita, D. O., Fitria, I. A., Gultom, I. N., Aini, W. N., Nurhaliza, S., Rahmawati, C. N., & Nafi’ah, B. A. (2024). Implementasi pendampingan UMKM melalui pemanfaatan digital marketing di Desa Gelam Sidoarjo. Media Pengabdian Kepada Masyarakat (MPKM), 3(1), 78–89. https://www.ejournal-rmg.org/index.php/AMPKM/article/view/290

Sari, E. K. N., Faizin, N., & Hudori, H. A. (2025). Optimalisasi marketplace sebagai strategi efektif untuk perluasan jaringan pemasaran kopi ratu produksi UMKM. Azka Food. Journal of Community Development, 5(3), 688–696. https://doi.org/10.47134/comdev.v5i3.1427

Sartika, S. H., Mashud, Hasan, M., Syam, H., Susilowati, E., Purba, B., SN, A., Jufri, M., Faried, A. I., Rosihana, R. elita, Raditya, & Amruddin. (2022). Ekonomi Kreatif.

Siahaan, S. P., Hidayat, T., Intan Kailaku, S., & Bin Arif, A. (2020). Pengaruh pre-treatment dalam proses curing dan suhu penyimpanan terhadap mutu dan masa dormansi benih bawang putih. Jurnal Keteknikan Pertanian, 8(1), 29–38. https://doi.org/10.19028/jtep.08.1.29-38

Sudaryanti, D. S., Munawar, A. H., Sani, A. A., & Santosa, A. D. (2023). Transformation of MSMEs in Putrapinggan Village Through digital marketing training for technology-based development. Journal Inclusive Society Community Servies, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61402/isco.v1i2.25

Syarifah, W. (2022). Kampung kreatif melalui inovasi pengolahan bawang merah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Volume, 1(2), 115–128. https://doi.org/10.28944/abdina.v1i2.551

Theodora, E. M., Pakpahan, V. M., & Banuari, N. (2024). Revolusi digital UMKM bagi kalangan wirausaha muda komunitas bisnis centre. GENDIS Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 47–54. https://doi.org/10.56724/gendis.v2i2.299

Downloads

Published

2025-03-15

How to Cite

Komariah, I., Anton, & Marwah, S. S. (2025). Inovasi ekonomi kreatif: Ubah bawang tak terjual jadi bawang goreng bernilai tinggi. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(2), 292–306. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i2.23283

Issue

Section

Articles