Program penguatan bahasa Inggris pariwisata untuk pemuda sebagai upaya pengembangan pariwisata berbasis komunitas
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v9i1.24585Keywords:
pemberdayaan, pemuda, pengembangan pariwisata, bahasa inggris pariwisataAbstract
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya kemampuan komunikasi bahasa Inggris pemuda di Kecamatan Nusalaut, yang berdampak pada keterbatasan masyarakat dalam melayani wisatawan mancanegara dan mengoptimalkan potensi wisata lokal. Kemampuan berbahasa Inggris diperlukan untuk peningkatan kualitas interaksi, penyampaian informasi destinasi, serta pengelolaan layanan wisata berbasis komunitas. Program ini menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui simulasi, dialog, roleplay, dan praktik lapangan karena metode ini memungkinkan peserta berlatih langsung dalam situasi yang menyerupai interaksi nyata dengan wisatawan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–post test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta secara terukur. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh peserta, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 27–29 poin di enam negeri. Peserta juga menunjukkan peningkatan keberanian, kelancaran berbicara, dan kemampuan menjelaskan objek wisata dalam bahasa Inggris. Kebaruan program terlihat pada integrasi pelatihan bahasa dengan produksi media promosi berbasis komunitas berupa pocket guide dan booklet bilingual, yang disusun langsung oleh peserta sebagai luaran berkelanjutan untuk mendukung promosi pariwisata lokal. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan partisipatif efektif meningkatkan kesiapan masyarakat dalam pengembangan pariwisata Nusalaut.
References
Adrian, Y., Noormaliah, N., & Zannah, F. (2025). Pengembangan pocket dictionary untuk bahasa Inggris di kelas: Solusi untuk guru wali kelas di SD. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(3), 1706. https://doi.org/10.35931/am.v9i3.5397
Aziz, R. A., Ihalauw, J. J., & Sugiarto, S. (2024). Pokdarwis' role in social entrepreneurship for tourism resilience: An educational perspective. Proceeding of The International Global Tourism Science and Vocational Education, 1(2), 194-206. https://doi.org/10.62951/icgtsave.v1i2.34
Balsala, S., Pattiasina, J., & Ima, W. (2024). Sejarah baileo baihata kapalatu dan fungsinya dalam kehidupan masyarakat adat Negeri Ameth di Pulau Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah. Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah Dan Budaya, 5(1), 39–49. https://doi.org/10.30598/lanivol5iss1page39-49
Fajri, H., Permana, I., Yuliarti, Y., & Wahyuni, N. (2022). Peningkatan keterlibatan stakeholder dalam upaya pembangunan wisata nagari. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 5(2), 221. https://doi.org/10.33474/jipemas.v5i2.14055
Kusumawardhana, I. (2023). Pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa: Studi kasus di Desa Wisata Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 4(1), 27-55. https://doi.org/10.47134/villages.v4i1.45
Palupi, S., & Belu, R. M. (2023). Bimbingan teknis pengembangan dan peningkatan kualitas tata kelola desa wisata di kawasan penyangga Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 222-231. https://doi.org/10.25170/mitra.v7i2.4514
Purwanto, M. B. (2024). Overcoming barriers in English learning for the hospitality and tourism industry: Effective strategies for success. Journal of English Teaching and Linguistics, 1(02), 68-77. https://jetli.yupind.com/index.php/jetli/article/view/10
Tambunan, N., Lelloltery, H., & Seipalla, B. B. (2023). Potensi ekowisata air panas di Negeri Nalahia Pulau Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah. MAKILA, 17(1), 57-67. https://doi.org/10.30598/makila.v17i1.8959
Tambunan, A. R. S., Sari, W. S., & Aritonang, M. (2025). Penerapan model pembelajaran berbasis komunikasi lintas budaya dengan social networking sites dalam pengembangan kompetensi global siswa. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(2), 405–415. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i2.23342
Tuanany, N. L. (2022). Pengembangan silabus pembelajaran bahasa Inggris berwawasan ekowisata pada Kampung Inggris berbasis wisata Negeri Sawai Maluku Tengah. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, Dan Sastra, 4(1), 1-20. https://doi.org/10.33477/lingue.v4i1.3064
Tupamahu, M. K., Sandanafu, S. P., & Korlefura, C. (2023). The analysis of regional economic development (RED) through community based tourism (CBT) at Ngilngof Tourism Village, Maluku, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1126(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1126/1/012013
Violla, R., & Fernandes, R. (2021). Efektivitas media pembelajaran e-booklet dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 13–23. https://doi.org/10.24036/sikola.v3i1.144
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Juvrianto Chrissunday Jakob, Hindri Febri Ana Sari, Maslan Abdin, Sylvia Irene Persulessy, Reynold Pieter Jordan Vigeleyn Nikijuluw, Zany Irayati Aunalal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






