Edukasi dan skrining mata terpadu untuk pencegahan retinopati diabetik pada lansia
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v9i1.24985Keywords:
edukasi, promosi kesehatan, retinopati diabetikAbstract
Retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang apabila tidak terdeteksi dengan dini menyebabkan kebutaan. Rendahnya pengetahuan di masyarakat terutama lansia dengan diabetes mellitus mengenai pentingnya pemeriksaan mata secara rutin menyebabkan kasus retinopati diabetik terlambat ditangani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dengan diabetes melitus mengenai retinopati diabetik melalui program edukasi dan skrining mata terpadu bernama CERDAS MATA. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan PARE (Preparation, Action, Reflection, and Evaluation) yang dilaksanakan pada 10 Januari 2026 terhadap 43 peserta lansia dengan diabetes melitus. Intervensi yang dilakukan meliputi pretest, penyuluhan menggunakan video edukasi dan leaflet, skrining mata, serta evaluasi melalui posttest. Hasil test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, dengan hasil uji Wilcoxon diperoleh p < 0,001. Persentase peserta dengan pengetahuan kurang menurun dari 68,8% menjadi 9,3%, sedangkan pengetahuan baik meningkat dari 9,3% menjadi 46,5%, yang menunjukan adanya peningkatan pengetahuan pada peserta lansia. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining mata mampu meningkatkan pengetahuan mengenai retinopati diabetik pada lansia diabetes mellitus sehingga meningkatakan kesadaran untuk melakukan deteksi dini.
References
Agustini, N. L. I. B., Megayanti, S. D., Diyu, I. A. N. P., Israfil, Partiwi, P. H., Sastrawati, D. K., Haris, A., & Apriani, N. L. P. Y. (2025). Edukasi audiovisual diabetes self management education pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 201–206. https://doi.org/10.53770/amjpm.v4i2.409
Chloranyta, S., Wijayanti, S., & Dewi, R. (2024). Pengaruh edukasi audiovisual terhadap pengetahuan tentang perawatan kaki pada diabetes tipe 2 di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 4(2), 315–324. https://doi.org/10.54082/jupin.318
Chong, D. D., & Singh, R. P. (2024). Diabetic retinopathy: Screening, prevention, and treatment. Cleveland Clinic Journal of Medicine, 91(8), 503–510. https://doi.org/10.3949/ccjm.91a.24028
Dinas Kesehatan Kota Denpasar. (2025). Profil Dinas kesehatan Kota Denpasar tahun 2024.
Doubeni, C. A., Nelson, D., Cohn, E. G., Paskett, E., Asfaw, S. A., Sumar, M., Ahmed, S. M., McClinton-Brown, R., Wieland, M. L., Kinney, A., Aguilar-Gaxiola, S., Rosas, L. G., & Patino, C. M. (2022). Community engagement education in academic health centers, colleges, and universities. Journal of Clinical and Translational Science, 6(1), e109. https://doi.org/10.1017/cts.2022.424
Ilyas, H. S., & Yulianti, S. R. (2019). Ilmu penyakit mata (H. Utama (ed.); 5th ed.). Badan Penerbit FK UI.
International Diabetes Federation. (2025). Diabetes Atlas 11th Edition.
Israfil. (2025). Intervensi dalam mengendalikan ketidakstabilan glukosa darah pada asuhan keperawatan pasien diabetes melitus tipe 2 di masyarakat: Literature review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 120–129. https://doi.org/10.30651/jkm.v10i1.24278
Khalaf, F. R., Fahmy, H. M., Ibrahim, A. K., Mohamed, G. A., Eldeen, M. E. S. E., Elkady, A., & Hetta, H. F. (2019). Does a diabetic retinopathy educational program raise awareness among elderly diabetic patients? Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity, 20(12), 1867–1875. https://doi.org/10.2147/DMSO.S208072
Lestari, M. P., Padmasari, S., & Marchaban, M. (2024). Penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kadar gula darah untuk skrining diabetes melitus. Journal of Innovation in Community Empowerment, 6(1), 34–40. https://doi.org/10.30989/jice.v6i1.1222
Megayanti, S. D., Agustini, N. L. P. I. B., Yusniawati, N. P., Kamaryati, N. putu, Arka, I. G. W., Juliani, M., Trisna, M. O. B. T., & Halimah, N. (2025). Implementasi interpersonal edukasi dan kolaborasi dalam rangka peningkatan kesehatan pada pasien diabetes melitus tipe II di Club Diamed RS Balimed Denpasar. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 3232–3244. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i7.18571
Nittala, M. G., Keane, P. A., Zhang, K., & Sadda, S. R. (2015). Risk factors for proliferative diabetic retinopathy in a latino american population. Retina, 34(8), 1594–1599. https://doi.org/10.1097/IAE.0000000000000117
Pusdatin Kemenkes RI. (2020). Infodatin: Tetap produktif, cegah dan atasi diabetes mellitus. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–6). Kementerian Kesehatan RI. https://doi.org/2442-7659
Trisera, O., Himayani, R., Apriliana, E., & Yusran, M. (2024). Visual-threatening diabetic retinopathy. Medula Medical Profession Journal of Lampung, 14(4), 781–788. https://doi.org/10.53089/medula.v14i4.1070
WHO. (2021). Diabetic retinopathy screening: a short guide. Increase effectaiveness, maximize benefits and minimize harm. WHO.
Zegeye, A. F., Temachu, Y. Z., & Mekonnen, C. K. (2023). Prevalence and factors associated with Diabetes retinopathy among type 2 diabetic patients at Northwest Amhara Comprehensive Specialized Hospitals , Northwest Ethiopia 2021. BMC Opthalmology, 1–8. https://doi.org/10.1186/s12886-022-02746-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Nyoman Purna Wijaya, Ni Putu Mira Pratami, Ni Putu Sri Rahayu Dirantini, Ni Made Yuniari Artini, Ni Wayan Indah Purnama Sari, Ni Wayan Putri Erlina, I Gede Putu Darma Suyasa, Israfil Israfil, Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini, Ni Luh Dwi Indrayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






