Penerapan e-KIE dalam meningkatkan perilaku ibu hamil dan ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v9i2.25955Keywords:
elektronik, balita, ibu hamil, pengetahuan, stuntingAbstract
Rendahnya literasi gizi 1.000 HPK akibat edukasi konvensional satu arah menjadi masalah utama risiko stunting di Desa Cisitu, Kabupaten Garut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi elektronik Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (e-KIE) terhadap peningkatan pengetahuan dan kepuasan mitra. Menggunakan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), intervensi melibatkan 30 peserta (12 ibu hamil dan 18 ibu balita) yang dipandu 35 kader Posyandu. Media e-KIE berupa video animasi, infografis digital, dan pesan suara didistribusikan secara terstruktur selama 6 minggu melalui grup WhatsApp. Evaluasi kognitif diuji menggunakan kuesioner terstruktur Google Form. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar +26,17 poin (dari 58,33±14,28 menjadi 84,50±9,15; Z=-4,782; p<0,001). Proporsi peserta dengan pengetahuan berkategori baik meningkat dari 26,7% menjadi 83,3%. Luaran program menghasilkan paket media digital e-KIE, modul terintegrasi, peningkatkan kapasitas kader lokal, serta kepuasan mitra sebesar 90,0%. e-KIE berbasis interaksi digital terbukti efektif meningkatkan pemahaman gizi dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan rutin Posyandu.
References
Angraini, D. I., Karyus, A., Apriliana, E., Sari, M. I., & Saftarina, F. (2021). Penerapan e-KIE (komunikasi, informasi, Ddn edukasi elektronik) dalam upaya meningkatkan kemampuan perawatan diri penderita hipertensi pada masa pandemik COVID-19. The 2nd Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri Pengabdian Masyarakat Di Era New Normal, 1(2), 13–18. https://doi.org/10.47841/snamun.v2i2.3
Astuti, R., Damayanti, F. N., & Hasanah, N. (2023). Program e-KIE pada calon pengantin dan ibu hamil sebagai upaya penurunan stunting di Kota Tegal. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 40–44. https://doi.org/10.26714/jipmi.v2i3.132
BKKBN. (2021). Panduan pelaksanaan pendampingan keluarga dalam percepatan penurunan stunting di tingkat desa/kelurahan. Direktorat Bina Penggerakan Lini Lapangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Fauzia, N. R., Sukmandari, N. M. ., & Triana, K. Y. (2018). The correlation between occupational status of mother and nutritional status of toddler. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 3(1), 28–32. https://doi.org/10.36474/caring.v3i1.101
Fitria, R., Setijowati, N., & Kusumaningtyas, D. (2023). Pengaruh elektronik komunikasi informasi edukasi (E-Kie) terhadap tingkat pengetahuan dan kepuasan ibu hamil dalam antenatal care di masa pandemi COVID-19. Journal of Issues in Midwifery, 7(2), 84–96. https://doi.org/10.21776/ub.JOIM.2023.007.02.5
Jati, W. D. P. (2021). Literasi digital ibu geenerasi milenial terhadap isu kesehatan anak dan keluarga. Jurnal Komunikasi Global, 10(1), 1–23. https://doi.org/10.24815/jkg.v10i1.20091
Karo, H. Y., & Ndruru, A. (2022). Efektivitas e-KIE gizi masa kehamilan terhadap pengetahuan ibu hamil melalui aplikasi quizizz pada era new normal di Klinik Pera Simalingkar B Medan. Journal Health of Education, 3(1), 20–27. https://doi.org/10.62611/jhe.v4i1.60
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Buku saku hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Nurwijayanti, A. M., Aeni, Q., & Anggraeni, R. (2024). Pengembangan program e-KIE pada keluarga beresiko guna pencegahan stunting di ruang dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(1), 119–126. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i1.2481
Ritonga, S. N., Purwanto, N. S. F., & Khaerani, I. N. (2024). Pelatihan pembuatan PMT berbasis pangan lokal pada ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Wanaraja. Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat, 1(3), 88–93. https://doi.org/10.62951/solusibersama.v1i3.382
Rodiahwati, D. (2022). Pengaruh promkes dengan elektronik KIE menggunakan video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang layanan ANC terpadu di era new normal. Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Sadita, N. R., Nugroho, M. N., & Johanes, J. (2026). Hubungan program calon pengantin remaja perempuan dan keluarga berencana dengan stunting pada ibu balita di Puskesmas Yosomulyo. Journal of Hospital Management, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.47007/johm.v9i01.10458
Saraswati, D. E. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis digital terhadap pengetahuan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 17824–17831. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52115
Setyaningsih, P., Jumiatun Jumiatun, Nani, S. A., Sandhi, S. I., & Dewi, D. W. E. (2024). Kie pencegahan stunting pada ibu balita di Desa Kebonagung Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(5), 2209–2216. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i5.14454
WHO. (2022). Stunting Prevalence Among Children Under 5 Years of Age. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Nurcahyani Ritonga, Nofita Setiorini Futri Purwanto, Titi Purwitasari Handayani, Ira Nufus Khaerani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






